Tanabata di JASMIN

Pada hari sabtu 7 Juli 2007, JASMIN menyelenggarakan acara Tanabata di ruang kelas Nara. Acara yang dipandu oleh Ono Sensei ini berjalan cukup menarik, karena antusias para peserta yang begitu besar ingin mengetahui tentang apakah yang disebut dengan Tanabata itu.

Tentang Tanabata
Tanabata adalah sebuah hari yang bertanggal 7 bulan 7, dimana pada hari ini, orang Jepang menuliskan keinginannya pada sebuah kertas yang disebut dengan tanzaku yang kemudian digantungkan pada ranting-ranting pohon bambu jenis sasa (pohon bambu yang memiliki daun, batang dan ranting yang kecil).

Tanabata pada awalnya populer di Tiongkok pada abad ke 7. Dimana warga Tiongkok pada saat itu, melakukan ritual melihat bintang pada tanggal 7 bulan ke 7, sekaligus memohon kepada bintang agar permintaan mereka dikabulkan. Tanabata yang begitu populer di Tiongkok, kemudian masuk ke Jepang pada masa pemerintahan Nara atau Nara Jidai (710-784M). Namun budaya baru ini tidak langsung populer. Pada masa pemerintahan Nara, Tanabata hanya dilakukan oleh kaum bangsawan. Pada masa pemerintahan Edo, Tanabata baru bisa dirayakan oleh kaum menengah ke bawah dan menjadi budaya yang merakyat hingga kini.

Kendati berasal dari Tiongkok, Tanabata Jepang sesungguhnya berbeda dengan yang ada di Tiongkok. Jauh sebelum Tanabata masuk ke Jepang, orang Jepang, dulu mengadakan acara ritual pemanggilan arwah para leluhur untuk memohon permintaan sekaligus rasa syukur mereka telah diberkahi panen, dan kekayaan alam melimpah yang diselenggarakan setiap tanggal 7 bulan 7. Dengan tanggal yang sama dan inti yang sama, maka tanggal 7 bulan 7 disebut sebagai Tanabata.

Nama Tanabata sendiri berasal dari Tanabatatsume (para perempuan yang menjahit pakaian untuk arwah yang diundang), dimana kata tsume dihilangkan, dan menjadi Tanbata.

Pada hari Tanabata, setiap orang diperkenankan untuk menuliskan keinginannya pada sebuah kertas yang kemudian digantungkan pada ranting bambu sasa pada tanggal 6 bulan 7. Pada tanggal 7 pagi, semua hiasan tanabata dan tanzaku yang sudah terisi oleh keinginan dihanyutkan ke sungai.

Tanabata di Jasmin


Perayaan Tanabata di Jasmin kali ini, merupakan perayaan Tanabata yang kedua kali. Acara ini merupakan salah satu tujuan Jasmin, sebagai pusat studi bahasa dan budaya Jepang, yang memperkenalkan budaya Jepang kepada siswa Jasmin pada khususnya dan masyarakat umum tentunya. Acara yang dihadiri oleh 25 orang ini berjalan cukup meriah. Selain menuliskan keinginan di Tanzaku, para peserta juga di berikan penjelasan mengenai apakah tanabata itu, sejarah, cara membuat hiasan Tanabata dan lain-lain.

Acara berlangsung sangat meriah ketika para peserta menggantungkan permohonan dan hiasan yang telah mereka buat pada ranting bambu yang telah disiapkan. Setelah mereka menggantungkannya, tampak dari seluruh wajah peserta puas, karena mereka telah menuliskan keinginan dan mimpi yang akan capai kelak.

_______________________________________________________________

Jika Anda tertarik dengan budaya dan bahasa Jepang silahkan hubungi kami di ;
Jl Kalidami 14-16
Surabaya, Jawa Timur
Tel. 031-5967010 Fax. 031-5915860
Email : asjasmin2005@yahoo.co.jp
Untuk informasi tentang Jepang silahkan klik www.fureaimagazine.co.nr
Untuk informasi tentang kursus silahkan klik asjamin.blogspot.com

1 comment:

kusuma budi said...

setuju2 acaranya seru,,,,,
tapi,,,, koq rasanya kurang meriah y??
apa karena cuma dibatasi 25 orang ya???
jadi kesannya kaya orang kursus gitu.....
kurang kerasa gregetnya aja

bikin origaminya susah....
penjelasannya cukuplah....

kapan nh JASMIN ngadain acara kaya ginian lagi???

kayanya slama ini adem ayem aja nh

sering2 aja ya ngadain acara kaya gini byar qta makin kenal budaya Jepang

Sukses bwat JASMIN!!!